Guna Mengurangi Inflasi, Pemda Tanjabbar Menggagas Pembelian Beras Lokal Bagi ASN

Pemda Tanjabbar Saat Mengikuti Rapat Secara Virtual di Ruang Rapat Bupati. Foto: Kominfo Tanjabbar
Pemda Tanjabbar Saat Mengikuti Rapat Secara Virtual di Ruang Rapat Bupati. Foto: Kominfo Tanjabbar

Tungkal – Penyumbang Inflasi terbesar saat ini diwilayah Jambi ialah dari sektor komoditas beras premium dan medium, dimana Pemerintah Daerah (Pemda), perlu langkah strategis dalam mengatasi permasalahan inflasi tersebut.

Melalui Sekretaris Daerah (Sekda), Provinsi Jambi, pada saat pelaksaan rapat yang diadakan secara virtual bersama Pemerintah Kabupaten dan Kota dilngkup Provinsi Jambi, pada Hari Minggu (2/10/2022) Malam, di Ruang Rapat Bupati Tanjabbar.

Dalam perbincangan rapat, Sekda Provisi Jambi, Sudirman menyampaikan, bahwa Gubernur Jambi akan mencangkan dan melaksanakan gerakan pembelian Beras oleh seluruh ASN. Program tersebut akan dilaksanakan, pada tanggal (5/10/2022), secara serentak di seluruh Pemerintah Provinsi,Kabupaten dan Kota Provinsi Jambi.

Pemda akan diminta untuk melaporkan pelaksanaan gerakan tersebut ke Pemerintah Provinsi, kemudian akan terus secara berlanjutan selama 3 bulan, dimulai dari bulan oktober, november dam Desember 2022.

Sekda Tanjabbar, Agus sanusi, disaat rapat berlangsung menyampaikan kepada Pemerintah Provinsi Jambi, bahwa Pemda Tanjabbar telah memprogramkan dan melaksanakan kegiatan tersebut selama kurang lebih 1 tahun ini.

Yang mana disetiap bulan, ASN dilingkup Pemda Tanjabbar telah mengkoordinir untuk pembelian beras medium lokal, bekerkolaborasi bersama Bulog. Dimana setiap bulannya untuk pembelian beras kurang lebih sebanyak 28 ton, guna mendukung pelaksanaan gerakan secara serentak, seluruh ASN akan dikumpulkan di Alun-alun Kuala Tungkal, untuk membeli beras tersebut secara serentak.

Perlu diketahui, gerakan tersebut akan dilaksanakan disetiap awal bulan selama 3 bulan berturut-turut.

Rapat yang dilaksanakan, turut diikuti oleh, Asisten, Kepala OPD , Perwakilan Polres Tanjabbar, Perwakilan Bulog, Perwakilan BPS (Tim Penanggulangan Inflasi Daerah). (Put/Adv)

Pos terkait